KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Insiden kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Ahmad Yani Km. 5, Banjarmasin Timur, pada Rabu dini hari, 3 Desember 2025 sekitar pukul 05.00 Wita. Peristiwa ini melibatkan tiga pemuda yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor dan diduga merupakan kecelakaan tunggal. Akibat kejadian tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara dua lainnya mengalami luka berat.

Informasi awal dihimpun dari para relawan evakuasi dan dokumentasi yang pertama kali tiba di lokasi. Ketiga korban ditemukan terkapar tak berdaya di atas aspal bersama sepeda motor yang mereka gunakan. Kondisi para korban yang tidak sadarkan diri membuat proses pertolongan darurat langsung dilakukan oleh relawan dan petugas medis.

“Korban ada tiga orang, salah satu sudah dievakuasi terlebih dahulu,” ujar Halim, menyampaikan informasi yang diterima dari tim relawan evakuasi. Ia menambahkan, tim segera melakukan pemisahan penanganan antara korban yang meninggal dan yang masih bisa diselamatkan.

Sesaat setelah kejadian, anggota Satlantas Polresta Banjarmasin tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP serta membantu proses evakuasi. Berdasarkan pemeriksaan awal, satu korban meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan dua lainnya mengalami luka serius. Ketiganya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

“Untuk korban meninggal dievakuasi oleh unit PMI ke Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, begitu juga korban luka,” lanjut Halim. 

Meski kronologi pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa sepeda motor yang dikendarai korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya hilang kendali. Hal tersebut disampaikan oleh Sani, salah satu relawan setempat yang mendapatkan keterangan dari warga di sekitar lokasi kejadian.

“Dari informasi warga setempat, motor melaju cepat sehingga hilang kendali,” ucap Sani. 

Sementara itu, kondisi dua korban luka dilaporkan masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Relawan dan pihak medis juga tengah berupaya menghubungi keluarga korban. (SABRIANOOR/j)