PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang digelar di Aula Jayang Tingang menyoroti pentingnya kontribusi perempuan Kalteng dalam pembangunan daerah. Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran sebagai pembicara.

Aisyah menegaskan bahwa Peringatan Hari Ibu tidak boleh dipandang sebagai seremoni tahunan semata, tetapi harus menjadi refleksi atas peran penting perempuan dalam keluarga dan masyarakat.

“Peringatan Hari Ibu adalah momentum untuk mengingat kembali peran strategis perempuan sebagai fondasi keluarga dan peradaban. Sejak dulu, perempuan telah menunjukkan keberanian, kecerdasan, dan keteguhan dalam memperjuangkan martabat bangsa,” ungkap Aisyah Thisia Agustiar Sabran dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 3 Desember 2025.

Ia mengapresiasi seluruh jajaran TP PKK di berbagai tingkatan atas dedikasi mereka menjalankan sepuluh Program Pokok PKK dan mendukung kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, penguatan kapasitas perempuan menjadi aspek penting menuju kemajuan keluarga.

Aisyah menyampaikan empat komitmen penting bagi pemberdayaan perempuan Kalteng, yakni kualitas keluarga, pemberdayaan ekonomi dan digital, ketahanan keluarga, serta kolaborasi pembangunan. Empat pilar ini diharapkan mampu memperkokoh kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keluarga yang kuat, sehat, dan berkarakter merupakan fondasi bagi lahirnya generasi muda yang tangguh.

“Semoga momentum Hari Ibu 2025 mampu membangkitkan kembali semangat perempuan Kalimantan Tengah untuk terus berdaya, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tutupnya.

Acara juga menampilkan pertunjukan seni kolaboratif serta berbagai bentuk apresiasi kepada tokoh perempuan dan TP PKK. (HERMAWAN DP/j)