BORNEONEWS, Tamiang Layang – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur, Dwi Aryanto, resmi membuka Sosialisasi SIGAPTEL dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemanfaatan Data Telekomunikasi di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Rabu, 3 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan data telekomunikasi untuk perbaikan layanan di seluruh wilayah Barito Timur.
Dalam sambutannya, Dwi Aryanto menegaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan agenda strategis yang menguatkan arah transformasi digital daerah.
“Sosialisasi ini bukan sekadar pertemuan teknis, tetapi momentum bersejarah yang mencerminkan komitmen kita dalam membangun layanan telekomunikasi yang lebih adil dan berkualitas,” ujar Dwi Aryanto.
Ia memaparkan bahwa cakupan internet di Barito Timur telah mencapai 95,1 persen. Namun demikian, pemerataan kualitas layanan masih menjadi tantangan utama.
“Masih ada desa yang menghadapi sinyal lemah bahkan sangat lemah. Beberapa titik program bantuan seperti Starlink juga belum optimal. Karena itu kita membutuhkan inovasi berbasis data yang lebih presisi,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Dwi Aryanto memperkenalkan platform SIGAPTEL. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan pemetaan infrastruktur telekomunikasi, data lintas pemangku kepentingan, pemantauan kualitas layanan secara real time, hingga evaluasi efektivitas anggaran
“SIGAPTEL bukan hanya peta digital, tetapi alat pengambilan keputusan agar kebijakan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Sosialisasi tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi. Kesepakatan itu mengatur berbagi data secara transparan, memperkuat koordinasi, mencegah duplikasi program, serta mempercepat penanganan keluhan masyarakat.
"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh operator yang telah menunjukkan komitmen besar dalam bersinergi membangun layanan telekomunikasi yang lebih baik,” kata Dwi Aryanto.
Ia berharap, kegiatan itu menjadi titik awal penguatan ekosistem telekomunikasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Setiap data yang diinput ke SIGAPTEL adalah langkah konkret menuju Barito Timur yang semakin terhubung, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Menutup sambutan, Dwi Aryanto menyampaikan pesan Bupati Barito Timur bahwa teknologi harus menjadi pembuka jalan, bukan penghalang, menjadi pemersatu, bukan pemecah belah. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









