LAMANDAU –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kris Budi Hastuti, menegaskan komitmen pemerintah daerah meningkatkan produktivitas petani melalui pemberian penghargaan dan penyaluran alat dan mesin pertanian berteknologi modern.

Hal tersebut ia sampaikan di acara TABBE Award 2025. Ajang tahunan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para pelaku utama dan pelaku usaha pertanian yang menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Kobar. 

“TABBE Award bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen kita bersama untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ujarnya, Rabu, 3 Desember 2025.

Penghargaan tahun ini diberikan kepada 13 kategori, mulai dari Gapoktan Terbaik, Petani Berprestasi, PPL Teladan, hingga Koperasi Pelayanan Sertifikasi RSPO/ISPO Terbaik. 

Kris berharap penghargaan tersebut dapat menumbuhkan semangat kompetitif dan mendorong peningkatan produktivitas para pelaku pertanian. 

Pada kesempatan yang sama, Distan Kobar juga melakukan penyerahan simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari APBD 2025. 

Bantuan yang telah disalurkan sebelumnya ini meliputi drone sprayer, kendaraan pick up, traktor roda dua, mesin potong rumput, serta electric hand sprayer, dan diberikan kepada 13 kelompok tani di 11 desa pada 4 kecamatan. 

“Alsintan yang kami salurkan tahun ini sudah mengadopsi teknologi modern dan presisi. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan optimal untuk meningkatkan produktivitas dan menekan biaya usahatani,” jelasnya. 

Ia juga menyampaikan informasi penting terkait peralihan status Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi pegawai pusat mulai 1 Januari 2026, yang merupakan kebijakan nasional untuk memperkuat kelembagaan penyuluhan dan meningkatkan kualitas pendampingan kepada petani. 

Diberitahukan bahwa saat ini, jumlah penyuluh di Kabupaten Kobar tercatat 63 orang pada 2025, berkurang dari 68 orang pada 2024 karena purna tugas. Dengan cakupan 94 desa/kelurahan, sebagian penyuluh masih menangani lebih dari satu wilayah binaan sehingga kebutuhan tenaga penyuluh tambahan tetap menjadi prioritas daerah. 

Terakhir, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya TABBE Award 2025. “Semoga kerja keras dan kolaborasi kita dalam memajukan sektor pertanian memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat,” tutupnya.(NURITA/y)