BORNEONEWS, Sampit – Kondisi banjir di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meningkat dan mulai mengganggu aktivitas warga pada Kamis, 4 Desember 2025.
“Air makin naik, aktivitas warga mulai terhambat karena kendaraan roda dua maupun roda empat sudah tidak bisa melintasi jalan yang terendam banjir,” kata Sekretaris Desa Tumbang Mujam, Dolik.
Peningkatan banjir dipicu hujan sangat deras di bagian hulu. Meskipun curah hujan mulai menurun sejak pukul 04.00 WIB, aliran air kiriman masih terus masuk dan merendam permukiman warga.
Ia menyebut, tinggi air yang sebelumnya hanya sekitar 5 sentimeter kini naik drastis menjadi 49 sentimeter dari permukaan tanah. Kondisi itu membuat beberapa titik jalan utama turut tergenang banjir.
Sebelumnya, BPBD Kotim sempat menyampaikan, banjir di Tumbang Mujam pada 1–2 Desember. Banjir disebabkan intensitas hujan sangat lebat mencapai 126,5 mm pada 29 November 2025.
Setelah sempat dilaporkan berangsur surut, rupanya banjir meningkat kembali hari ini. (DEWI PATMALASARI/H)









