SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Warga Desa Tinduk, Kecamatan Bamaang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merasakan kebahagiaan setelah jalan utama menuju desa yang selama ini rusak akhirnya diperbaiki. Jalan yang dulunya penuh lobang dan sulit dilalui terutama saat musim hujan kini menjadi mulus, memudahkan aktivitas sehari-hari warga.

"Kami sangat bersyukur. Sebelumnya, mau ke Kota Sampit aja sulit, apalagi kalo hujan,jalan yang berlubang tertutup genangan air," ujar Ria Hartati, salah satu warga Desa Tinduk yang ditemui, Kamis, 4 Desember 2025.

Ada dua jalan alternatif menuju di desa yang berada di pinggiran Sungai Mentaya tersebut. Satu dari araha Kotabesi dan satunya lagi dari Jalan Tjilik Riwut. Dua akses Jalan tersebut kini tengah proses perbaikan. 

Sebelumnya, jalan menuju desa tersebut sebagian besar rusak dan berlubang  lantaran tekstur masih berupa tanah. Kini, tidak lama lagi warga setempat akan merasakan mulusnya jalan, tidak lagi khawatir meski di musim hujan. 

"Biasanya kalau hujan, kami perlu hati-hati karena jalan itukan berlubang jadi tergenang air, salah-salah kami bisa terjatuh saat mengendarai motor. Ini sudah diperbaiki, kami sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah," ucapnya. 

Selain memudahkan perjalanan warga, perbaikan jalan juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa, karena pedagang dan pengusaha lebih mudah masuk ke Desa Tinduk untuk membeli hasil kebun warga.

Berdasarkan papan keterangan yang dipasang di di Jalan Pelita Tinduk tetercatat sumber anggaran untuk pemeliharaan jalan tersebut menggunakan APBN murni tahun 2025. Untuk nilainya sebesar Rp14,4 miliar. (DEVIANA/J)