BORNEONEWS, Jakarta - Kiper Harlan Suardi dipastikan absen tiga bulan membela PSIM Yogyakarta untuk mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.
Dikutip dari laman resmi klub, Kamis 4 Desember 2025, Harlan tidak bisa membela PSIM Yogyakarta selama tiga bulan karena mengalami cedera meniskus lutut kanan ketika menjalani sesi latihan rutin.
Dokter tim PSIM Yogyakarta Hansel menjelaskan sebelumnya pihaknya sempat mengira Harlan mendapatkan cedera ACL, namun setelah pemeriksaan pertama kekhawatiran itu tidak terbukti.
"Tetapi setelah konsultasi dengan dokter ortopedi di Rumah Sakit Bethesda, ternyata cederanya itu adalah meniskus (tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan di sendi lutut). Jadi, ada sobekan kecil di meniskus lutut kanannya," ungkap Hansel.
Hansel menjelaskan saat ini Harlan fokus mendapatkan program perawatan cedera berupa istirahat dan fisioterapi, lalu dua minggu setelah cedera mantan kiper PSM Makassar itu akan melakukan MRI.
"Kalau kemungkinan kembali ke lapangan sekitar 6 sampai 8 minggu, tapi balik lagi, nanti akan disesuaikan dengan hasil MRI besok seperti apa," kata Hansel.
Hansel menjelaskan Harlan melakukan perawatan cedera dilakukan di kota kelahiran kiper tersebut Makassar dan hal itu berdasarkan persetujuan tim medis PSIM.
Hal tersebut disetujui pihak PSIM karena kini tengah memasuki jeda kompetisi BRI Super League dan Hansel menilai faktor dukungan keluarga juga sangat penting dalam proses penyembuhan cedera Harlan.
"Cedera meniskus ini kan cukup berat untuk atlet, jadi kami pikir, selain perawatan medisnya, Harlan juga butuh dukungan dari keluarga," kata Hansel.
"Karena pertimbangan itu dan bertepatan dengan tim sedang libur juga, jadi kami memutuskan untuk perawatan awal di Makassar dulu. Setiap perawatan yang dilakukan di Makassar, hasilnya dilaporkan kepada kami. Sehingga kami bisa ikut memantau perkembangannya," kata dia.
ANTARA









