BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dispora menggelar finalisasi Rancangan Pergub Desain Olahraga Daerah (DOD) di Aula Eka Hapakat. Agenda ini menjadi tahap penting sebelum regulasi ditetapkan.
Kepala Dispora Kalteng Agus Siswadi saat membuka kegiatan dan membacakan sambutan tertulis Gubernur menyatakan bahwa proses finalisasi diperlukan untuk menampung koreksi dari masyarakat olahraga.
“Penyusunan DOD merupakan implementasi dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON),” sebut Agus dalam keterangannya di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 5 Desember 2025.
Ia memaparkan bahwa DOD merupakan bagian dari implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Melalui kerangka itu, arah pembangunan olahraga mencakup pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta partisipasi masyarakat.
Menurutnya, penyusunan DOD perlu mempertimbangkan karakteristik dan potensi Kalteng. Upaya itu dilakukan agar pembangunan olahraga dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan sesuai kebutuhan daerah.
Agus juga mengingatkan bahwa Kalteng akan menggelar Porprov 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat, sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam pembinaan olahraga secara terencana.
Ia menekankan bahwa kolaborasi pemerintah daerah, KONI, induk organisasi olahraga, dan para pemangku kepentingan lain menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan pembangunan olahraga di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/R)
Finalisasi Pergub DOD Kalteng Tegaskan Kebutuhan Sinergi Pembangunan Olahraga
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Edy Pratowo Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan dan Hindari Pembakaran Lahan
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Komentar (0)
Memuat komentar…







