BORNEONEWS, Palangka Raya – Antisipasi terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu poin penting yang disampaikan dalam pembahasan laporan akhir Penyusunan Dokumen Rencana Pengelolaan DAS Kumai Tahun 2025.
Sahli Setdaprov Kalteng Yuas Elko mengingatkan bahwa dinamika perubahan iklim harus diwaspadai dalam penyusunan dokumen pengelolaan sehingga tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga mempertimbangkan dimensi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah penting demi mewujudkan pembangunan Kalteng yang merata dan berkelanjutan,” sebut Yuas Elko dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 5 Desember 2025.
Ia sebelumnya juga menyampaikan apresiasi kepada dinas provinsi, kabupaten, kota, serta berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam penyusunan dokumen tersebut.
Dokumen pengelolaan DAS Kumai yang tengah difinalisasi diharapkan dapat memenuhi indikator Renstra Dinas Kehutanan Kalteng sekaligus menjadi acuan pembangunan daerah.
Dia menegaskan bahwa konsultasi publik dan pembahasan laporan akhir merupakan tahapan strategis sebelum dokumen ditetapkan secara resmi. (HERMAWAN DP/j)









