BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan mendukung rencana pendirian Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) yang akan dibangun secara bersama oleh aparat keamanan dan masyarakat.
Menurut Iwan, pendirian Posko Terpadu GDAN merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara aparat dan masyarakat. Dia menyatakan bahwa perjuangan melawan narkoba tidak dapat dilakukan sendirian oleh pihak kepolisian semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
"Posko Terpadu GDAN yang akan dibangun diharapkan menjadi pusat informasi dan aksi bersama untuk menangani masalah narkoba. Fungsinya tidak hanya sebatas pengumpulan data, tetapi juga sebagai tempat untuk mendeteksi, mencegah, dan menindak peredaran zat adiktif secara cepat dan terkoordinasi," katanya, Jumat, 5 Desember 2025.
Dalam paparannya saat bertemuan dengan pengurus inti GDAN ia menjelaskan bahwa sistem di posko ini akan dirancang untuk memudahkan komunikasi antara warga dan aparat. Warga dapat melaporkan indikasi peredaran narkoba secara langsung atau secara rahasia, sehingga kepolisian dapat mengambil tindakan yang tepat dan segera.
Selain sebagai pusat informasi, Posko Terpadu GDAN juga akan menjadi tempat untuk melakukan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Aparat akan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi secara teratur untuk meningkatkan kesadaran warga, terutama kalangan muda, terhadap dampak buruk zat adiktif.
--page
Sementara itu, dari pihak GADN melalui Ari Yunus Hendrawan mengatakan, rencana pendirian posko ini telah mendapatkan dukungan positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda.
"Semua pihak sepakat bahwa kebersamaan adalah kunci keberhasilan dalam memberantas narkoba yang telah merusak banyak nyawa dan keluarga," tegasnya.
Dengan harapan, ujarnya Posko Terpadu GDAN diharapkan segera dibangun dan beroperasi. Serta mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi dalam program ini, sehingga bersama-sama dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan lebih aman bagi generasi mendatang. (MARINI/j)









