BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan pesan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menegaskan bahwa Seminar Alumni FH UPR 2025 menjadi ruang dialog penting di tengah dinamika perubahan zaman.
“Pemerintah provinsi terus memperluas akses pendidikan, meningkatkan layanan kesehatan, memperkuat perlindungan sosial, dan membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder,” ujar Aisyah seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 5 Desember 2025.
Melalui forum tersebut, para peserta diarahkan untuk memperkaya wawasan hukum dan memperbaharui cara pandang terhadap isu strategis yang berkembang. Pemerintah menilai dialog terbuka menjadi sarana efektif untuk merespons perubahan cepat yang terjadi.
Aisyah mengatakan kegiatan yang berlangsung di Aula Jaya Tingang itu membuka ruang bagi mahasiswa dan alumni FH UPR untuk saling bertukar pemikiran. Momentum ini dinilai mampu memperkuat pemahaman terhadap berbagai dinamika sosial dan hukum.
Ia mengapresiasi Ikatan Alumni FH UPR sebagai pihak yang menginisiasi seminar tersebut. Para alumni disebut memiliki kontribusi besar di berbagai sektor pembangunan baik daerah maupun nasional.
Dia juga berharap hasil diskusi dapat menjadi rekomendasi konstruktif bagi kebijakan pembangunan daerah. Aisyah menegaskan pentingnya memperkuat karakter dan nilai kebangsaan bagi generasi muda. (HERMAWAN DP/j)
Gubernur Tekankan Pentingnya Dialog Hukum di Tengah Perubahan Zaman
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







