BORNEONEWS, Nanga Bulik – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamandau menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk memilih pengurus baru periode lima tahun ke depan. Kegiatan yang diadakan di Aula Bappedalitbang, Kamis, 4 Desember 2025 berakhir dengan terpilihnya Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, sebagai Ketua PMI Kabupaten Lamandau secara aklamasi.
Muskab PMI Lamandau tahun 2025 dihadiri oleh berbagai elemen pengurus, relawan, dan mitra PMI dari seluruh wilayah kabupaten. Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pengurus periode sebelumnya dan memilih pengurus baru yang akan mengemudi gerakan kemanusiaan di Lamandau selama lima tahun ke depan.
Setelah proses musyawarah yang intensif, hasilnya menunjukkan konsensus penuh dari semua peserta. Abdul Hamid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kabupaten Lamandau. Usai pemilihan pengurus baru, acara langsung dilanjutkan dengan proses pengukuhan Dewan Kehormatan dan pengurus PMI. Kegiatan pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin, yang turut hadir untuk memberikan dukungan dan arahan kepada pengurus baru.
" Saya ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. kepercayaan ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan nilai-nilai kemanusiaan terus hidup dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, " Tuturnya.
Abdul Hamid juga menjelaskan bahwa PMI bukan hanya simbol organisasi, melainkan gerakan kemanusiaan yang hadir untuk membantu tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang. "Ini adalah kekuatan PMI, bergerak dengan hati, bekerja dengan aksi," ujarnya.
--page
Tentang program ke depan, Abdul Hamid menyatakan bahwa pengurus baru akan melanjutkan apa yang telah dirintis, sekaligus berupaya menghadirkan inovasi dalam pelayanan. Fokusnya meliputi kesiapsiagaian bencana, pelayanan darah, peningkatan kapasitas relawan, serta sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan masyarakat luas.
Dalam pidatonya, dia juga menekankan pentingnya kerja sama. "Saya yakin bahwa kerja kemanusiaan tidak mungkin dilakukan sendiri. Kita membutuhkan dukungan, sinergi, dan kolaborasi," ujar Abdul Hamid, sambil mengajak seluruh pengurus, relawan, dan mitra untuk bekerja bahu-membahu dan menjaga semangat kemanusiaan.
Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin, usai menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Muskab PMI Lamandau 2025 dan terpilihnya Abdul Hamid sebagai ketua berharap, forum ini dapat menjadi wahana evaluasi dan penyusunan program yang lebih baik untuk PMI di daerah.
Nuryakin juga menekankan bahwa tantangan kemanusiaan ke depan akan semakin beragam, seperti perubahan iklim, dinamika sosial, mobilitas penduduk, dan risiko bencana. Oleh karena itu, dia berharap Muskab ini menjadi forum terbaik untuk merumuskan langkah-langkah strategis agar PMI Lamandau semakin profesional, sigap, dan modern dalam melayani masyarakat. (NATALIA KRISTIN/J)









