BORNEONEWS, Jakarta - Pelatih Kepala Timnas Teqball Indonesia Gabriella Kota menilai peluang Indonesia pada SEA Games 2025 dapat melampaui target resmi satu emas dan dua perak, dengan menyebut bahwa tim berpotensi meraih hingga lima medali jika para atlet mampu tampil stabil dan tidak terbebani tekanan.
“Saya pikir target yang lebih baik adalah lima medali. Karena banyak pemain kami yang masih sangat muda dan ini akan menjadi turnamen internasional besar pertama mereka,” ujar Gabriella Kota dalam latihan terakhir Timnas Teqball Indonesia di GOR Pasar Minggu Jakarta, Jumat.
Optimisme Gabriella, yang merupakan pelatih dari Hungaria itu, muncul setelah perkembangan signifikan terlihat sepanjang masa persiapan yang telah berlangsung sejak pelatnas dimulai pada Agustus.
Ia menegaskan bahwa yang terpenting bagi tim saat ini adalah memberikan performa yang baik dan konsisten. Kota menilai jika para atlet tidak terlalu tertekan, peluang Indonesia meraih medali termasuk emas semakin besar. “Jika kami bisa mencapai lima final, maka kami punya peluang bagus untuk mendapatkan emas,” ujarnya.
Perkembangan atlet yang positif dalam tiga bulan terakhir turut memperkuat keyakinan pelatih dari negara asal olahraga teqball tersebut terhadap kesiapan tim. Gabriella menyebut bahwa seluruh atlet menunjukkan peningkatan kemampuan yang stabil menjelang keberangkatan ke Thailand. “Para atlet berkembang dengan sangat baik, aman untuk mengatakan bahwa kami siap untuk SEA Games,” katanya.
Optimisme Gabriella juga sejalan dengan analisis Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (PP POTSI) Jovinus Carolus Legawa, yang sebelumnya menyebut nomor tunggal sebagai sektor dengan peluang terbesar bagi Indonesia.
Jovinus sebelumnya menjelaskan bahwa Thailand tetap menjadi lawan terkuat, mengingat posisi mereka yang kini berada di peringkat lima dunia. Namun, Indonesia menilai nomor tunggal memiliki prospek besar untuk mendulang medali karena perkembangan atlet dinilai signifikan.
ANTARA









