SAMP –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pengukuran Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) mandiri yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut dianggap sangat penting sebagai langkah strategis dalam memajukan dunia olahraga di daerah.

"Hasil penghitungan IPO ini nantinya diharapkan juga bisa menjadi bahan kebijakan dan program bagi kemajuan olahraga di Kotawaringin Timur. Kita akan tindak lanjuti dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” ujar Kepala Dispora Kotawaringin Timur, Muhammad Irfansyah, saat  Sabtu, 6 Desember 2025.

Pengukuran IPO untuk mengukur, mengevaluasi, dan menyediakan dasar kebijakan pembangunan keolahragaan secara nasional maupun daerah secara terukur berdasarkan sembilan dimensi utama, yang meliputi sumber daya manusia (SDM), ruang terbuka, partisipasi, kebugaran, dan aspek lainnya.

Ia mengungkapkan bahwa olahraga menjadi fokus utama perhatian Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. 

“Pemerintah daerah ingin mengembalikan kejayaan olahraga Kotawaringin Timur sehingga daerah ini bisa menjadi barometer prestasi olahraga di Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Berbagai program, seperti pembenahan sarana dan prasarana olahraga serta pembinaan atlet usia dini, telah dilakukan. Upaya berkelanjutan ini menunjukkan hasil yang menggembirakan dan perlu terus didukung.

“Pengukuran IPO sangat penting agar kami mendapat gambaran kondisi serta mampu mengevaluasi prestasi olahraga di daerah. Dengan begitu, program-program yang kami jalankan bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Irfansyah.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kotim, Arga Asmaradhana menambahkan bahwa pengukuran IPO dilakukan di Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, dengan melibatkan 30 responden sebagai sampel.

“Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Voli Indoor di kawasan Stadion 29 Nopember, Jalan Tjilik Riwut Sampit. Responden kami pilih dari berbagai kalangan, usia, dan jenis kelamin. Setelah menjawab kuesioner, peserta juga menjalani pengukuran fisik serta sejumlah kegiatan sesuai kebutuhan pengukuran IPO,” jelas Arga.

Baamang Barat dipilih karena lokasi yang strategis dan relativ mudah dijangkau serta sinergi komunikasi yang baik antara pemerintah kelurahan dan Dispora. “Hal ini akan sangat membantu kelancaran kegiatan,” tambahnya.

Kegiatan pengukuran IPO tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga di Kabupaten Kotawaringin Timur. (DEVIANA/R)