PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan telah mengumumkan adanya delapan titik sentuh yang akan dijadikan fokus dalam upaya peningkatan pelayanan di Polda Kalteng.

"Serangkaian titik sentuh ini dirancang untuk membuat pelayanan Polri di provinsi Kalteng semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya, Sabtu, 6 Desember 2025.

Salah satu titik sentuh pertama yang ditetapkan adalah peningkatan kesiapan pamapta. Irjen Pol Iwan menekankan bahwa pamapta harus bekerja secara proaktif dan cepat dalam menangani berbagai masalah yang muncul di lapangan.

Selanjutnya, peningkatan peran pamata (pamong mata) dan peran Satuan Penegak Hukum Terpadu (SPKT) juga termasuk dalam daftar titik sentuh. Kedua unit ini diharapkan dapat lebih berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum di masyarakat.

Layanan polisi 110 dan peningkatan peran command center juga menjadi bagian penting dari delapan titik sentuh tersebut.

Kedua layanan ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan Polri.

Dua titik sentuh lainnya adalah peningkatan pelayanan administratif dan penanganan unjuk rasa. Pelayanan administratif diupayakan lebih cepat dan transparan, sedangkan penanganan unjuk rasa diharapkan dapat dilakukan dengan cara yang damai dan sesuai aturan.

Dengan penerapan 8 titik sentuh ini, Kapolda Kalteng berharap pelayanan Polri di provinsi akan mengalami perbaikan signifikan.

"Hal ini juga selaras dengan tujuan transformasi Polri yang profesional untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/R)