BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor kembali ditetapkan sebagai Ketua DPC PDIP Kotim untuk periode 2025–2030. Penunjukan tersebut diumumkan bersamaan dengan pelaksanaan Konferda PDIP Kalteng ke-6 di Palangka Raya pada Rabu, 3 Desember 2025.
“Saya sebagai anggota aktif PDIP dan dipilih kembali, menurut saya itu adalah penugasan dari partai. Sebagai kader, saya siap melaksanakan penugasan tersebut,” kata Halikinnor, Minggu, 7 Desember 2025.
Halikinnor yang juga menjabat sebagai Bupati Kotim tersebut menegaskan siap menjalankan tugas partai yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
Adapun, selain Halikinnor yangvditetapkan sebagai sebagai ketua, DPP juga mengangkat Irawati (Wakil Bupati Kotim) sebagai Bendahara DPC PDIP Kotim, dan Sugito sebagai Sekretaris DPC PDIP Kotim.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kotim Sugito mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP PDIP. Sebelum SK turun, pihaknya belum dapat bergerak maksimal dalam menjalankan program kerja.
“Insya Allah kalau SK sudah turun, kita langsung susun kepengurusan dan tempatkan orang yang benar-benar sesuai kapasitasnya,” kata Sugito.
Meski demikian, DPC PDIP Kotim sudah merencanakan agenda awal berupa pendidikan politik untuk kader. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Desember 2025. Agenda berikutnya adalah mengikuti Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS), kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) dan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) yang dijadwalkan berlangsung antara Februari hingga Maret 2026.
Terkait proses seleksi calon ketua, Sugito menjelaskan, sejumlah tokoh Kotim ikut dalam uji kelayakan atau proper test yang diselenggarakan DPP secara online. Beberapa diantaranya Bupati Kotim, Halikinnor, Ketua DPRD Kotim Rimbun, Wakil Bupati Irawati dan sejumlah kader lainnya. Selanjutnya keputusan penetapan Ketua DPC sepenuhnya di tangan DPP dengan salah satu indikator penilaian dari DPP ialah loyalitas kader terhadap partai.
Lanjutnya, Halikinnor dinilai memiliki kontribusi signifikan karena mampu mewujudkan pembangunan gedung kantor DPC PDIP Kotim yang selama puluhan tahun belum terealisasi. Pembangunan kantor yang kini telah mencapai 95 persen tersebut disebut menjadi faktor kuat yang meningkatkan nilai Halikinnor di mata DPP.
Selain itu, saat kepemimpinan Halikinnor, PDIP Kotim mengalami peningkatan perolehan kursi DPRD Kotim dari tujuh menjadi sepuluh dan pemilu terakhir juga menjadi catatan positif dalam evaluasi DPP.
"DPC PDIP Kotim menunggu SK resmi agar dapat segera menjalankan program, melakukan konsolidasi, serta menyiapkan strategi pembangunan partai untuk periode lima tahun ke depan," pungkas Sugito. (DEWI PATMALASARI/y)









