BORNEONEWS, Sampit – Prestasi gemilang kembali diraih oleh pelajar Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada kejuaraan tenis meja tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati HUT ke-54 KORPRI, Minggu (7/12).
Tiga pelajar perwakilan Kotawaringin Timur sukses menyapu bersih posisi juara satu, dua, dan tiga pada kategori tunggal putra dan putri pelajar se-Kalteng.
“Alhamdulillah pelajar kita asal Kotawaringin Timur berhasil menyapu bersih semua juara satu, dua, dan tiga. Semua berkat kerja keras dan latihan yang tekun sehingga mereka bisa meraih hasil maksimal,” ujar Agustiawany, ibu dari Ahmad Jeffrey dan Alaric Mayza, Senin, 8 Desember 2025.
Ketiga atlet yang mengukir prestasi tersebut adalah Ahmad Jeffrey Ramadity Fairuz dari SMAN 1 Sampit sebagai juara pertama, Muhammad Azehar Junnianur dari SMPN 1 Sampit berhasil menduduki juara kedua, dan juara ketiga diraih oleh Alaric Mayza Danendra Joesoef juga dari SMPN 1 Sampit.
Agustiawany yang merupakan Camat Cempaga tersebut menuturkan kunci keberhasilan putra-putranya terletak pada kedisiplinan dalam belajar dan berlatih.
“Sejak kelas 1 SD, kedua putra saya sudah mulai berlatih mandiri tenis meja dengan bola yang digantung untuk melatih konsistensi, akurasi, dan koordinasi pukulan dasar seperti forehand dan backhand. Selain itu, mereka juga rutin berlatih berhitung, sparing, dan mengikuti perlombaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketiga pelajar melakukan persiapan intensif selama satu bulan dengan latihan mandiri di gedung tenis meja yang mereka sewa bersama pelatih profesional. Meski harus menanggung biaya sendiri tanpa dukungan instansi terkait, semangat para atlet tidak surut bahkan mampu meraih prestasi membanggakan bagi Kotim.
“Ketiga atlet Kotim ini terpaksa menggunakan biaya secara mandiri karena keterbatasan anggaran dari instansi terkait, namun kami bersyukur hal itu tidak mematahkan semangat para atlet dan mereka tetap memberikan hasil terbaik untuk Kotim,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Jeffrey Ramadity Fairuz mengaku bangga dengan pencapaian yang diraihnya. Meski menghadapi persaingan ketat, ia bersama para atlet Kotim lainnya berhasil menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Prestasi yang saya raih ini adalah hasil dari disiplin, kerja keras, dan konsistensi. Saya selalu berlatih dengan tekun sejak dini. Saya berterima kasih kepada kedua orang tua, pihak sekolah, guru, dan khususnya coach Syaipul Wachid Hasim atas bimbingan dan motivasinya yang sangat berarti bagi saya,” katanya penuh semangat.
Keberhasilan tiga pelajar asal Kotim ini menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi generasi muda di daerah tersebut untuk terus berprestasi dan mengukir prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. (DEVIANA/H)









