BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada Workshop Penanganan Terpadu Isu Kependudukan di Kampung Keluarga Berkualitas, Desa Hanjak Maju, Senin, 8 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Jayadikarta menegaskan bahwa tantangan kependudukan merupakan isu serius yang memerlukan kerja kolektif, sinergi, serta komitmen semua pihak, termasuk masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan kependudukan harus dijawab melalui kebijakan yang berorientasi pada pembangunan kependudukan berkelanjutan.
Salah satu langkah strategis yang tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau adalah penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan yang kini masuk tahap finalisasi melalui penyusunan Peraturan Bupati. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman dasar dalam merumuskan langkah penanganan isu-isu kependudukan di daerah.
Jayadikarta juga menekankan pentingnya mewujudkan Kampung Keluarga Berkualitas. Konsep ini tidak hanya menekankan pada kebersihan tempat tinggal, namun juga mencakup kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, dan lingkungan yang bertanggung jawab. “Kampung Berkualitas harus mampu mendorong keluarga hidup sehat, teredukasi, berdaya secara ekonomi, serta memiliki akses layanan yang memadai,” tegasnya.
Ia kemudian memaparkan beberapa program penting yang perlu diperkuat, di antaranya penguatan program keluarga berencana, pencegahan pernikahan usia dini melalui edukasi remaja, peningkatan kualitas kesehatan keluarga berbasis sanitasi dan kecukupan gizi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengurangan angka putus sekolah dan pemerataan akses pendidikan.
Wakil Bupati menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Pulang Pisau dapat mencapai status Kampung Berkualitas Berkelanjutan. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran vital para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) di seluruh kecamatan. Meski demikian, masih terdapat satu kecamatan, yakni Sebangau Kuala, yang belum memiliki penyuluh KB. Ia berharap Perwakilan BKKBN Provinsi dapat segera menempatkan tenaga penyuluh di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, Ahmad Jayadikarta juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan keluarga di Kabupaten Pulang Pisau.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan sesuai kapasitas dan peran masing-masing. “Mari kita bersama-sama mewujudkan Pulang Pisau yang Jaya,” tandasnya. (RETHA/H)









