KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Menjelang prosesi pemakaman ulama kharismatik Kalimantan Selatan, Abuya KH Syukri Unus, sejumlah ruas jalan utama di Martapura dipadati ribuan jemaah. Sejak Senin siang, 8 Desember 2025, arus kedatangan jemaah dari berbagai daerah terus mengalir tanpa henti.

Salah satu titik terpadat berada di Jalan Antasan Senor Ilir. Pada pukul 15.20 WITA, jemaah dengan busana serba putih tampak memenuhi hampir seluruh badan jalan. Kepadatan membuat sejumlah kendaraan hanya mendapat sedikit ruang untuk melintas, sehingga arus lalu lintas berlangsung sangat pelan.

“Kondisi Jalan Antasan sedang padat jemaah, kalau bisa pengendara mencari jalan alternatif,” ujar Haerul, relawan setempat, yang sejak siang membantu mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan total.

Di tengah membludaknya jemaah, informasi terbaru menyebutkan bahwa jenazah Abuya KH Syukri Unus telah tiba di Majelis Taklim Sabilal Anwar Al Mubarak. Dari lokasi tersebut, jenazah kemudian akan dibawa menuju kawasan Majelis Darussyakirin, Antasan Senor, Martapura untuk dimakamkan selepas salat Asar.

Ribuan jemaah yang hadir tampak larut dalam suasana duka mendalam. Banyak di antara mereka datang dari luar kota, bahkan luar provinsi, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada ulama yang selama puluhan tahun membimbing masyarakat melalui majelis taklim dan kegiatan dakwah.

Diketahui, Abuya KH Syukri Unus, ulama kelahiran Amuntai, Hulu Sungai Utara, menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sultan Agung, Citra Graha, Banjarbaru pada Minggu malam, 7 Desember 2025 sekitar pukul 22.00 WITA. Kabar wafatnya beliau sontak menyebar luas dan mengundang duka dari berbagai kalangan.

Sebelum berpulang, pimpinan Majelis Taklim Sabilal Anwar Al Mubarak dan Majelis Raudhatul Majalis Darussyakirin Martapura ini sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kalsel, khususnya para santri dan jemaah yang selama ini mendapat bimbingan langsung dari sosok ulama panutan tersebut. (SABRIANOOR/H)