BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Tomy Irawan telah menyampaikan pesan penting sehubungan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia. Pesan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam aksi membasmi korupsi yang masih menjadi tantangan di provinsi Kalteng.
Hari Anti Korupsi Sedunia yang diperingati setiap tahun menjadi momen yang tepat untuk menegaskan komitmen bersama dalam melawan kejahatan korupsi. Tomy Irawan menyatakan bahwa korupsi bukan hanya masalah lembaga negara, melainkan masalah bersama yang membutuhkan peran aktif dari semua pihak.
"Di hari anti korupsi sedunia, mari satukan aksi basmi korupsi," ungkap Tomy Irawan, Selasa, 9 Desember 2025.
Ia menekankan bahwa tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, upaya membasmi korupsi akan sulit mencapai tujuan yang diinginkan.
Menurut Tomy Irawan, Komisi III DPRD Kalteng yang bertanggung jawab terhadap urusan hukum, ketertiban umum, dan hak asasi manusia terus berupaya meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas lembaga negara.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi saksi mata yang peka dan berani melaporkan setiap indikasi korupsi yang terlihat. Dengan adanya partisipasi aktif masyarakat, upaya penegakan hukum terhadap pelaku korupsi akan menjadi lebih efektif dan efisien.
Pesan Tomy Irawan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi dan mendorong terjadinya kolaborasi yang kuat antara lembaga negara dan masyarakat.
"Melalui kesatuan aksi, diharapkan Kalteng dapat menjadi provinsi yang bebas dari korupsi dan lebih maju di masa depan," pungkasnya. (PATHUR/H)









