BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pemerintahan (EKP) Kabupaten Kapuas, Septedy, memimpin Rapat Koordinasi Tim Inventarisasi dan Penertiban Rumah Khusus New Side Development (NSD) pada Selasa, 9 Desember 2025 di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut proses pendataan dan kecocokan kriteria penghuni rumah khusus yang selama ini dikelola pemerintah daerah.
Dalam rapat tersebut, Septedy menegaskan pentingnya penataan pemanfaatan aset rumah khusus NSD, sebagai respon atas catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI). Ia menyampaikan bahwa tim akan turun langsung ke lapangan pada 15 Desember 2025 untuk melakukan verifikasi kondisi rumah serta memastikan kategori penghuni yang memenuhi syarat maupun tidak.
Fokus pengecekan meliputi rumah dalam kondisi layak, rumah tidak layak, serta pendataan ulang penghuni sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
"Hasil pengecekan lapangan tersebut akan dibahas kembali pada rapat lanjutan yang dijadwalkan digelar Kamis, 18 Desember 2025, guna menentukan arah kebijakan final dan langkah penertiban selanjutnya," ucap Septedy.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan, Yan Hendri Ale, menjelaskan bahwa kawasan NSD merupakan bagian dari program Neighborhood Upgrading and Shelter Project (NUSP) Kementerian PUPR, yang bertujuan menyediakan hunian layak dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini juga mendukung relokasi warga bantaran sungai di beberapa kelurahan, seperti Selat Dalam, Selat Hilir, Selat Hulu, dan Selat Tengah.
--page
Data Perkimtan menunjukkan, dari pembangunan tahun 2018–2021, terdapat 181 unit rumah yang selesai dibangun. Namun, setelah diverifikasi, hanya 71 unit yang sesuai dengan SK Bupati, sementara 110 unit lainnya diketahui ditempati oleh pihak yang tidak memenuhi ketentuan sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut.
"Kota Kuala Kapuas adalah salah satu lokasi penerima program ini, terutama untuk merelokasi warga bantaran sungai di sejumlah kelurahan seperti Selat Dalam, Selat Hilir, Selat Hulu, dan Selat Tengah," jelas Yan. (SABRIANOOR/j)









