BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) melaksanakan Pelatihan dan Penanaman Mangrove bagi masyarakat pesisir di Desa Sungai Bundung, Kabupaten Sukamara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng Sri Widanarni mengatakan kegiatan pelatihan dan penanaman tersebut bertujuan mendorong terlaksananya edukasi dan aksi nyata pelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir Sukamara.
“Selain itu, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berupa meningkatnya pengetahuan masyarakat serta menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove untuk keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir,” ujarnya, Sri Widanarni di Palangka Raya, Selasa, 9 Desember 2025.
Sri menegaskan pemerintah provinsi sangat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Ia menyampaikan bahwa kegiatan itu menjadi upaya menumbuhkan rasa peduli masyarakat terhadap kelestarian mangrove.
Dalam penyampaiannya, Sri juga menyoroti fungsi mangrove sebagai pelindung pesisir, habitat biota laut, serta penopang keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan.
Kegiatan di Desa Sungai Bundung tersebut diikuti 25 peserta aktif dan melibatkan aparat desa serta Tim Dislutkan Kalteng yang diwakili Bidang Kelautan dan Pesisir. (HERMAWAN DP/H)









