BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Studi Magister dan Doktor Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan atau PSL, Universitas Sumatera Utara atau USU kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Pada ajang penganugerahan yang digelar pada Selasa, 9 Desember 2025, prodi tersebut meraih juara pertama untuk kategori kerja sama internasional. Penghargaan ini menegaskan kapasitas akademik sekaligus jejaring global yang telah lama dibangun di lingkungan program studi.
Ketua Program Studi, Prof Rahmawaty, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi dalam memperluas kolaborasi lintas negara.
“Kerja sama internasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi upaya strategis untuk memastikan lulusan memiliki perspektif global yang kuat,“ kata Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Rabu, 10 Desember 2025.
Ia menambahkan, sejumlah kemitraan telah dijalin dengan berbagai universitas terkemuka di Asia dan Eropa. Kolaborasi tersebut mencakup pertukaran dosen, riset bersama, hingga peluang publikasi internasional yang makin membuka ruang bagi pengembangan ilmu pengelolaan sumber daya lahan.
Prof Rahmawaty menegaskan bahwa prestasi ini sekaligus menjadi refleksi atas komitmen civitas akademika dalam menjaga kualitas tridharma perguruan tinggi.
“Penghargaan ini milik seluruh tim. Kami berupaya menjaga standar tinggi, baik dalam penelitian, pengajaran, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pencapaian tersebut mampu mendorong mahasiswa dan dosen untuk terus memperkuat kontribusi akademik, terutama pada isu pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan. Keterlibatan aktif dalam jejaring global dinilai penting untuk memperkaya wawasan dan memperluas dampak riset.
Prof Rahmawaty menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir, melainkan pemacu untuk kerja lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Ia optimistis prodi S2–S3 PSL akan terus menjadi rujukan nasional dalam pengembangan keilmuan dan kemitraan internasional. (TESTI PRISCILLA/H)









