PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berhasil menempati posisi ketiga sebagai TPID Berkinerja Terbaik Regional Kalimantan dalam ajang TPID Award 2025.

Keberhasilan tersebut diperoleh melalui inovasi yang dilakukan untuk menekan inflasi di daerah.

Plt. Sekda Kalteng Leonard S Ampung mengatakan melalui arahan gubernur, berbagai program intervensi seperti pasar murah, operasi pasar, dan subsidi telah dilakukan secara masif.

“Prestasi ini adalah bukti bahwa kerja keras kita bersama membuahkan hasil yang membanggakan,” tegas Leonard S. Ampung seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 10 Desember 2025.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah “Gerakan Tanam Sakuyan Lombok”, sebuah gerakan kemandirian pangan yang menyasar rumah tangga untuk memperkuat ketersediaan komoditas tertentu. Inovasi ini ikut menopang stabilitas harga kebutuhan pokok.

Upaya inovatif tersebut melengkapi program intervensi lainnya seperti Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan serentak diberbagai wilayah. Program-program ini memberikan dampak langsung dalam menjaga daya beli masyarakat.

Pemprov Kalteng juga terus mengoptimalkan koordinasi lintas sektor untuk memastikan pasokan pangan terjaga. Pendekatan kolaboratif tersebut menjadi faktor penting dalam capaian pengendalian inflasi.

Atas prestasi ini, pemerintah pusat memberikan insentif fiskal yang diharapkan memperkuat kinerja pengendalian inflasi pada tahun mendatang di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/R)