BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Umum Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan Palangka Raya, Okki Maulana, menyampaikan pandangan mengenai peran call center 112 di kota tersebut.
Menurutnya, layanan call center 112 yang berfungsi sebagai titik temu aduan masyarakat sudah cukup strategis dalam menangani berbagai masalah darurat dan non-darurat di lapangan.
Okki menjelaskan bahwa keberadaan call center 112 telah memberikan kemudahan bagi warga untuk melaporkan berbagai kejadian, mulai dari kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga masalah sosial lainnya.
Sebagai titik informasi dan koordinasi terpusat, layanan ini mampu mengurangi waktu respon dan memastikan aduan cepat diteruskan ke instansi yang berwenang.
Meski mengakui keunggulan dan strategisnya layanan tersebut, Okki menyampaikan harapan agar koordinasi yang dilakukan oleh call center 112 bisa lebih tegas dan baik lagi.
"Terkadang ada kesenjangan antara aduan yang diterima di pusat dengan penanganan yang dilakukan di lapangan oleh relawan atau instansi terkait," katanya, Kamis, 11 Desember 2025.
Kesenjangan koordinasi tersebut, lanjut Okki, terkadang menyebabkan keterlambatan penanganan atau kesalahpahaman mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Hal ini tentu dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat yang mengandalkan call center 112 sebagai saluran aduan pertama.
Sebagai relawan yang sering terlibat dalam penanganan kasus di lapangan, Okki menekankan pentingnya komunikasi yang lancar antara call center 112 dengan semua pihak yang terlibat. Koordinasi yang tegas dan jelas akan membantu mempercepat proses penanganan, meminimalkan risiko, dan memastikan setiap aduan ditangani dengan efektif.
Okki berharap pihak pengelola call center 112 Palangka Raya dapat mendengarkan masukan ini dan melakukan perbaikan terkait koordinasi.
"Saya atas nama Forum Relawan Pemadam dan Pertolongan Palangka Raya akan selalu siap bekerja sama dan mendukung upaya meningkatkan kualitas layanan call center 112 agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/y)









