NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lamandau menggelar kegiatan pelatihan untuk 7 desa terpilih. Kegiatan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi inovasi bernama GADIS RINDU yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus urusan administrasi kependudukan. Kamis, 11 Desember 2025.

Turmudi menjelaskan Aplikasi GADIS RINDU membawa perubahan baru dalam layanan publik, karena memungkinkan warga hanya perlu datang ke kantor desa untuk mengurus berbagai dokumen.

"Dengan aplikasi ini, masyarakat tidak perlu lagi ke kantor kecamatan atau kabupaten yang jauh hanya untuk mengajukan permohonan," ujarnya.

GADIS RINDU adalah wujud komitmen kami memberikan layanan yang mudah, cepat, dan dekat dengan warga, terutama di daerah terpencil.

Selama pelatihan, peserta diajarkan langkah-langkah penggunaan aplikasi mulai dari pengajuan, verifikasi, hingga penerimaan dokumen secara digital. Di antaranya adalah dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran yang kini bisa diakses melalui perangkat seluler.

Tujuan utama dari pengenalan GADIS RINDU adalah untuk mempercepat proses administrasi yang selama ini seringkali memakan waktu. 

"Kita harap dengan digitalisasi ini, kesalahan dalam pengolahan data bisa dikurangi dan transparansi layanan menjadi lebih terjaga," harapnya

Turmudi menyatakan, Data kependudukan yang akurat akan mendukung kebijakan pemerintah daerah yang lebih tepat sasaran. Pelatihan ini dianggap sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat Lamandau.

"Dengan adanya akses layanan di tingkat desa, harapannya warga yang tinggal di daerah terpencil juga bisa merasakan manfaat transformasi digital pemerintahan." Katanya 

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi awal dari perbaikan layanan kependudukan yang lebih baik. Dukcapil Lamandau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.

"Kami akan terus mengembangkan inovasi digital dan memastikan pelatihan ini tersebar ke semua desa di Lamandau agar semua warga merasakan manfaatnya," tegas Turmudi. (NATALIA KRISTIN/R)