PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya eliminasi Tuberkulosis atau TBC di Kalimantan Tengah kembali diperkuat melalui pembentukan jejaring kolaboratif lintas sektor. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Pengenalan Organisasi Penyintas Tuberkulosis atau OPT yang berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, dan dihadiri 25 peserta dari unsur pemerintah, fasilitas kesehatan, organisasi masyarakat hingga lembaga keagamaan.

OPT baru yang diberi nama Basamangat Manahaseng, resmi diperkenalkan kepada para pemangku kepentingan. Organisasi penyintas ini digagas sebagai wadah kontribusi komunitas dalam mendukung target eliminasi TBC tahun 2030.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, melalui Wasor TB Soni Purwanto, menegaskan perlunya gerakan terpadu yang melibatkan berbagai unsur.

“Eliminasi TBC tidak mungkin dicapai jika hanya mengandalkan layanan kesehatan. Peran komunitas, pemerintah, tenaga kesehatan, dan terutama penyintas menjadi kunci memperluas jangkauan program,” ujarnya dalam rilis pada Kamis, 11 Desember 2025.

Ia menyoroti bahwa tantangan TBC di Kalteng masih besar, mulai dari penemuan kasus, stigma, keterlambatan diagnosis hingga hambatan geografis. Karena itu, OPT diharapkan mampu menghadirkan pendampingan lebih dekat ke tingkat keluarga.

--page

“Penyintas tidak boleh berjalan sendiri. Mereka harus menjadi bagian dari ekosistem program TBC daerah agar upaya pengendalian lebih responsif dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, POP TB Indonesia, PR Konsorsium Penabulu–STPI, dan Dinkes turut memaparkan situasi TBC serta peran strategis penyintas. Ketua OPT Basamangat Manahaseng Kalteng, Syarif Hidayat, menyampaikan komitmen organisasi untuk terlibat aktif dalam edukasi, pendampingan pasien, dan advokasi kebijakan.

Diskusi dilanjutkan dengan penyusunan rencana sinergi program dan penandatanganan Pernyataan Dukungan seluruh peserta. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian fasilitasi penyusunan rencana kerja OPT yang didukung pendanaan GF-ATM melalui POP TB Indonesia dan PR Penabulu–STPI. (TESTI PRISCILLA/j)