BORNEONEWS, Palangka Raya - Kejuaraan Billiard Gubernur Kalteng Cup 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai wadah strategis dalam peningkatan kualitas atlet daerah. Ketua Pengprov POBSI Kalteng, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa turnamen yang menghadirkan 58 pebiliar ini menjadi momentum krusial dalam memetakan kemampuan atlet Kalteng jelang PORPROV XIII 2026.
Agus mengatakan, kehadiran atlet internasional dan nasional memberikan kesempatan bagi pebiliar lokal untuk mengukur kapasitas mereka secara langsung.
“Kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan sebagai tolok ukur kesiapan atlet,” katanya dalam pembukaan kegiatan pada Kamis, 11 Desember 2025.
Dari total peserta, 29 pebiliar berasal dari wilayah Kalimantan, termasuk Kalteng sebagai tuan rumah. Persaingan dengan pemain dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat diharapkan menjadi pemantik semangat bagi atlet muda daerah.
Tidak hanya itu, Agus menegaskan bahwa kejuaraan ini juga dirancang untuk membuka kesempatan bagi pebiliar baru yang menunjukkan potensi.
"Saya berharap, beberapa nama dari Kalteng dapat muncul sebagai kejutan dalam turnamen kali ini," tuturnya.
--page
Dengan hadiah mencapai Rp400 juta, turnamen ini menawarkan daya tarik tersendiri bagi atlet profesional maupun pendatang baru. Kombinasi kompetisi ketat dan fasilitas venue yang memadai membuat penyelenggaraan tahun ini dinilai lebih berkualitas.
Agus menyampaikan optimisme bahwa Kalteng akan melahirkan atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional.
“Semoga dari turnamen ini lahir generasi baru pebiliar Kalteng yang mampu membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas,” ucapnya. (TESTI PRISCILLA/j)









