BORNEONEWS, Palangka Raya – Acara Nusantara Bersatu yang digelar di halaman Korem 102 Panju-Panjung benar-benar menyentuh hati. Selain terasa merinding ketika mendengar orasi Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, banyak pula pejabat yang merasa terharu ketika mendengar lagu-lagu nusantara.
Adalah Danrem 102 Panju-panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika, salah satunya. Bahkan, pria yang menjabat sejak Agustus lalu menggantikan Kolonel Arh Purwo Sudaryanto itu sempat menitikkan air mata.
“Kita adalah satu. Bhinneka Tunggal Ika. Belakangan ini adanya saling ejek maupun sindir. Jadi pada saat mendengarkan lagu-lagu daerah, hati saya sangat tersentuh,” ucap Naudi ketika ditanya wartawan penyebab dirinya menitikkan air mata, Rabu (30/11/2016).
Kegiatan tersebut juga dihadiri anak Pahlawan Nasional, Tjilik Riwut (alm) yakni Theresia Nila Riwut. Perempuan yang akrap disapa Mina Nila Riwut itu mengaku bangga dan terharu ketika melihat semua elemen tanpa memandang bulu, bersatu.
“Saya sengaja datang untuk mengikuti kegiatan ini. Saya terharu dan bangga melihat semua bersatu. Kita harus satu hati,” ucapnya. (BUDI YULIANTO/m)








