BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III resmi ditutup dalam sebuah upacara di Aula Merah Putih PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta, 12 Jumat, Desember 2026.
Penutupan ini tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian pelatihan, tetapi juga menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Barito Timur yang berhasil memborong sejumlah penghargaan peserta terbaik.
Upacara penutupan dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Sugeng Hariyono. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kualitas kepemimpinan sebagai motor penggerak reformasi birokrasi.
“PKA ini dirancang untuk melahirkan pemimpin transformasional yang mampu menghadirkan perubahan nyata di instansi masing-masing,” ujarnya.
Sugeng juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta dari berbagai daerah dan instansi yang telah menuntaskan seluruh tahapan pelatihan.
“Saya berharap seluruh peserta dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja, inovasi, dan kualitas pelayanan publik,” kata Sugeng.
Dari total 40 peserta, utusan Kabupaten Barito Timur tampil menonjol dengan meraih prestasi terbanyak.
Lima peserta berhasil membawa pulang penghargaan, yakni Anugerahnu sebagai Peserta Terbaik I, Wachid Sarbani sebagai Peserta Terbaik III, Oktavina sebagai Peserta Terbaik IV, Ratna Widyasari sebagai Peserta Terbaik VII, serta Regina Maria yang dinobatkan sebagai peraih Asta Brata.
Kepala BKPSDM Barito Timur, Jhon Wahyudi, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi tersebut. Ia menilai capaian itu merupakan bukti keseriusan ASN Barito Timur dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan.
“Kami sangat bangga. Ini menunjukkan bahwa aparatur Barito Timur mampu bersaing dan unggul dalam pelatihan tingkat nasional. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ucapnya.
Jhon menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas aparatur melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
“Kami ingin ASN Barito Timur menjadi agen perubahan yang siap menjawab tantangan birokrasi modern,” tegasnya.
Penutupan PKA Angkatan III ini menjadi tonggak penting bagi para peserta, khususnya dari Barito Timur, untuk menerapkan kompetensi yang telah dipelajari dan memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di lingkungan kerja masing-masing. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









