PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan dukungannya terhadap penguatan layanan dan pengamanan operasional menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dukungan tersebut ditegaskan melalui kehadiran perwakilan Pemprov pada Rapat Koordinasi Posko Nataru yang berlangsung di Ruang Rapat Kahayan, Gedung Administrasi PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Perwakilan dari Dinas Perhubungan dan Diskominfosantik Provinsi Kalteng hadir bersama stakeholders terkait seperti Kepolisian, TNI, BMKG, Basarnas, dan lainnya.

Rapat digelar untuk mematangkan kesiapan pelayanan dan pengamanan operasional bandara selama masa puncak pergerakan penumpang Nataru.

PT Angkasa Pura Indonesia menetapkan seluruh bandara di bawah pengelolaannya dalam status siaga 24 jam mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

--page

Plt GM Bandara Tjilik Riwut I Made Darmawan menjelaskan bahwa status siaga penuh ini disiapkan untuk memastikan operasional bandara tetap optimal, termasuk fleksibilitas penyesuaian jam operasional guna memenuhi kebutuhan extra flight serta layanan darurat maskapai.

“Kami mengantisipasi lonjakan penumpang dan telah menyiapkan seluruh aspek operasional mulai fasilitas, personel, hingga prosedur darurat,” tuturnya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 12 Desember 2025. (HERMAWAN DP/j)