BORNEONEWS, Palangka Raya – Angkasa Pura Indonesia memproyeksikan adanya lonjakan penumpang pada masa puncak arus mudik dan balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Puncak arus mudik Natal diperkirakan terjadi pada H-1 atau 24 Desember 2025 dengan jumlah mencapai 3.750 penumpang.
Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada H+3 atau 4 Januari 2026 dengan total 3.758 penumpang.
Bandingkan dengan periode 2024/2025, pergerakan pesawat diperkirakan naik 6 persen. Jumlah penumpang juga diprediksi meningkat 12 persen pada periode yang sama.
Status siaga 24 jam diterapkan untuk seluruh bandara di bawah pengelolaan API pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Plt GM Bandara Tjilik Riwut I Made Darmawan menyatakan bahwa seluruh persiapan dilakukan untuk memastikan operasional optimal selama periode peningkatan trafik tersebut.
--page
“Kami mengantisipasi lonjakan penumpang dan telah menyiapkan seluruh aspek operasional mulai fasilitas, personel, hingga prosedur darurat,” tuturnya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 12 Desember 2025. (HERMAWAN DP/j)









