BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebuah lubang berukuran cukup besar terlihat menganga tepat di tengah ruas Jalan Trans Kalimantan Km 13, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Kondisi ini menjadi sorotan masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Lubang tersebut berada di badan jalan yang selama ini dikenal sebagai lajur cepat dengan trek lurus. Situasi ini meningkatkan potensi kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi atau tidak menyadari adanya kerusakan jalan, terlebih saat malam hari maupun kondisi hujan.
Menyikapi hal itu, para relawan di Kabupaten Kapuas bergerak cepat dengan menyebarluaskan informasi peringatan kepada masyarakat. Imbauan disampaikan agar pengendara yang melintas di kawasan Basarang Km 13 lebih waspada dan mengurangi kecepatan.
“Yang melewati Basarang Km 13 harap berhati-hati, ada lubang di tengah jalan,” ujar Yudi, Koordinator Relawan Kapuas, saat menyampaikan informasi kepada masyarakat, Sabtu, 13 Desember 2025.
Selain memberikan imbauan, relawan maupun warga juga tampak melakukan upaya penanganan sementara di lokasi dengan menambal seadanya dan menandai lubang tersebut agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan yang melintas.
Masyarakat berharap, pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan permanen terhadap kerusakan jalan tersebut. Penanganan cepat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah. (SABRIANOOR/y)









