BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Wakil Bupati Kapuas dalam giat Safari Natal baru-baru ini telah menyampaikan fokus utama visi dan misi Bupati Kapuas pada tahun 2025 yakni penataan tata kota. Menurutnya, penataan kota menjadi program prioritas pemerintah daerah guna menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Fokus utama dari pemerintah daerah pada tahun 2025 ini adalah penataan tata kota, tentu saja apa yang dikerjakan saat ini belum sempurna serta terdapat pro dan kontra, maka dari itu saya sangat mengharapkan bagi setiap elemen masyarakat untuk selalu menjaga, merawat seluruh fasilitas yang ada," ucap Wabup.
Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan penataan tata kota masih memiliki keterbatasan serta menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Wabup berharap seluruh elemen masyarakat dapat turut menjaga, merawat, serta memberikan saran dan masukan yang bersifat konstruktif demi kemajuan Kabupaten Kapuas.
Sementara itu, terkait pelaksanaan Safari Natal, Wabup menjelaskan bahwa pola pelaksanaan tahun ini mengalami sedikit perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi daerah.
Wabup Dodo mengatakan, perubahan pola Safari Natal dilakukan untuk mencegah potensi pembatalan kegiatan akibat bencana banjir yang kerap melanda wilayah hulu Kabupaten Kapuas. Jika sebelumnya Safari Natal dimulai dari wilayah pasang surut, tahun ini pemerintah daerah memutuskan untuk memulainya dari wilayah non pasang surut.
“Di tahun ini, saya bersama Bapak Bupati Kapuas memutuskan untuk mengubah pola kegiatan Safari Natal. Jika dulu dimulai dari wilayah pasang surut, sekarang kita memulainya dari wilayah non pasang surut,” jelas Wabup. (SABRIANOOR/y)









