BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan donasi bagi korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, seperti Sumatera Utara (Tapanuli Tengah, Sibolga), Aceh, dan Sumatera Barat.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut menimbulkan dampak yang cukup parah bagi masyarakat setempat.
Kegiatan pengumpulan bantuan ini dilaksanakan selama enam hari, mulai Rabu, 10 Desember 2025 hingga Senin, 15 Desember 2024, dan dipusatkan di lingkungan MAN Kapuas. Aksi kemanusiaan ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga madrasah.
Penggalangan donasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga para peserta didik. Seluruh warga madrasah berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Menurutnya, empati dan semangat gotong royong perlu terus ditanamkan sejak dini.
“Kami ingin menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik. Saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera Utara sedang mengalami musibah, dan sudah sepatutnya kita hadir untuk memberikan dukungan,” ungkap Ahmad Mulyadi, Sabtu, 13 Desember 2025.
Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui lembaga penanggulangan bencana resmi agar tepat sasaran. MAN Kapuas berharap aksi solidaritas ini dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan pendidikan. (SABRIANOOR/H)









