BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peningkatan produksi komoditas pertanian memerlukan dukungan ketersediaan sarana dan prasarana produksi, terutama kemudahan dalam mendapatkan pupuk bersubsidi. Hal itu demi tercapainya ketahanan pangan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kotawaringin Barat 2017-2022, Hj. Nurhidayah-Ahmadi Riansyah (NURANI) berjanji mengatur dan mengawasi distribusi pupuk subsidi untuk menjamin ketersediannya, dan sampai kepada petani.
Namun sepertinya upaya tersebut sangat sulit diwujudkan, sebabnya petani banyak mengalami kendala untuk memperoleh distribusi pupuk bersubsidi. Kendala tersebut berdasarkan informasi dari sumber Borneonews akibat permainan ditingkat distributor.
Salah satunya adalah petani desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat yang 75 persen warganya bertanam sayuran hijau, Seperti soup, cabe dan jagung. Petani di Desa ini dalam meningkatkan produksi pertaniannya dihadapkan pada permasalahan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.
Berdasarkan fakta di lapangan, menurut petani oknum distributor bermain jatah pupuk subsidi sehingga tidak sampai ke masyarakat petani yang berhak mendapatkan.
" Bagaimana kami dapat meningkatkan produksi pertanian kami kalau sulit mendapatkan pupuk," ungkap Megawati, warga Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (30/11/2016).
Untuk itu, ia meminta perhatian pemerintah agar baik petani kelompok maupun petani mandiri di Desa Batu Belaman dapat dipermudah dalam mendapatkan pupuk bersubsidi agar mereka dapat meningkatkan produksi pertanian demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat petani.
" Kami minta nantinya agar pemerintah memperhatikan kesulitan masyarakat khususnya kami petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi," harap Megawati.
Menanggapi hal itu, calon Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat 2017-2022, Hj. Nurhidayah mengatakan, ke depan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah-Ahmadi Riansyah (NURANI) akan mengatur dan melakukan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi sehingga ketersediaan pupuk bagi petani dapat terjamin.
" Kita akan menjamin ketersediaan pupuk subsidi bagi petani dan kita juga akan memikirkan solusi bagaimana menyalurkan produk pertanian masyarakat," kata Nurhidayah saat melakukan pertemuan tatap muka dan dialogis bersama warga Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. (KOKO SULISTYO/N).








