PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya telah mencatat prestasi sebagai salah satu daerah di Kalimantan Tengah yang telah mulai menerapkan Sistem Manajemen Talenta atau Talenta Management System (TMS).

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) secara lebih terarah dan strategis.

Pengakuan tentang pelaksanaan TMS di Palangka Raya langsung disampaikan oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

"Ya, kita di Kota Palangka Raya untuk sistem Manajemen Talenta sudah jalan," jelas dia dengan tegas, Minggu, 14 Desember 2025.

Sistem Manajemen Talenta sendiri merupakan pendekatan strategis dan sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi SDM unggul. Termasuk di dalamnya adalah mereka yang disebut bintang dan calon bintang yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada perkembangan organisasi.

Tujuan utama penerapan TMS adalah memastikan orang yang tepat berada di posisi yang tepat, terutama untuk mengisi jabatan kunci.

Semua ini disesuaikan dengan kebutuhan strategis organisasi agar pemerintahan bisa berjalan lebih efektif dan efisien.

Proses pelaksanaan TMS dilakukan melalui langkah-langkah terstruktur, antara lain akuisisi talenta, pengembangan kemampuan, retensi SDM unggul, dan penempatan yang sesuai dengan keahlian. Setiap tahap dirancang untuk memaksimalkan potensi setiap individu.

Di Indonesia, pelaksanaan sistem ini seringkali didukung oleh teknologi digital seperti Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA).

"Teknologi ini membantu mempermudah proses pendataan, pemantauan, dan pengelolaan talenta secara terpusat dan teratur," pungkasnya. (PATHUR/R)