PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Junaidi telah menjelaskan temuan utama dalam penyerapan aspirasi masyarakat selama masa reses.

Aspirasi yang masuk masih berkisar pada lima sektor besar yang menjadi perhatian utama warga. Ke lima sektor tersebut adalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian, serta seni, budaya, dan keagamaan.

Semua sektor ini dianggap memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pembangunan provinsi Kalteng.

Namun, menurut Junaidi, mayoritas keluhan dan aspirasi yang datang berasal dari sektor infrastruktur dan perekonomian. Kedua sektor ini dinyatakan paling mendesak karena memiliki dampak langsung pada aktivitas harian masyarakat.

"Kami memahami bahwa masalah infrastruktur dan perekonomian adalah yang paling terasa oleh warga sehari-hari, mulai dari akses jalan, air bersih, sampai kesulitan dalam mencari nafkah," ujarnya, Minggu, 14 Desember 2025.

Mengenai tantangan yang dihadapi, Junaidi mengakui bahwa anggaran yang tersedia masih terbatas. Namun, dia menekankan bahwa masyarakat tetap memiliki harapan tinggi kepada pemerintah provinsi untuk menangani masalah tersebut.

"Kami memahami anggaran yang terbatas, tapi masyarakat berharap pemerintah provinsi bisa membenahi dan memaksimalkan kemampuan yang ada," pungkasnya. (PATHUR/R)