PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya nasional dengan mendorong pelestarian naskah kuno nusantara yang masih dimiliki masyarakat.

Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G Pangaribuan, mengatakan salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi identifikasi naskah kuno nusantara.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran publik akan pentingnya menjaga naskah kuno sebagai sumber pengetahuan, sejarah, dan identitas budaya bangsa.

“Naskah kuno bukan hanya peninggalan masa lampau, tetapi juga menyimpan nilai ilmiah dan budaya yang sangat penting untuk diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Benhur di Palangka Raya.

Benhur yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Palangka Raya menegaskan, upaya pelestarian tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat, terutama pemilik dan ahli waris naskah kuno, menjadi kunci keberhasilan pelestarian.

--page

Melalui sosialisasi ini, peserta dibekali pengetahuan mengenai cara pengelolaan dan perawatan naskah kuno yang benar agar kandungan historis dan keilmuannya tetap terjaga.

Ia menambahkan, proses identifikasi manuskrip kuno memiliki peran strategis dalam pengembangan kajian filologi, sejarah, serta kebudayaan daerah. Data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam merancang program pelestarian budaya secara berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif dan memahami bahwa naskah kuno merupakan warisan bersama yang perlu dilindungi,” katanya.

Benhur optimistis kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian kolektif serta memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga peninggalan sejarah di Kota Palangka Raya.

“Upaya ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan demi menjaga warisan budaya untuk masa depan,” pungkasnya.