BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan event road race di Taman Kota Sampit tidak lagi digelar pada tahun-tahun mendatang. Sehingga pemerintah daerah akan melakukan pembenahan Sirkuit Sahati di Km 6 Jalan Jenderal Sudirman.
“Ke depan sesuai komitmen kita, ini adalah event terakhir road race di Taman Kota Sampit. Selanjutnya kita akan mempersiapkan sirkuit yang sudah ada di Km 6,” kata Plt Asisten I Setda Kotim Oktav Pahlevi, Senin, 15 Desember 2025.
Dirinya menyaksikan event Motoprix Kotim Open Race yang memperlombakan 21 kelas di sirkuit non permanen Taman Kota Sampit, kemarin.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan seluruh infrastruktur dan sarana prasarana pendukung sirkuit Km 6 tersebut agar layak digunakan untuk event road race.
“Semua infrastruktur, sarana prasarana akan kita tingkatkan akan kita laksanakan di tahun 2027, karena 2026 baru persiapan,” tambahnya.
Menurut Oktav, jika dalam proses penataan sirkuit Km 6 terdapat tahapan atau persoalan hukum yang harus dilalui, maka pemerintah daerah akan menghormati dan mengikuti seluruh mekanisme yang berlaku.
“Kalau memang ada proses hukum yang harus dilalui, kita hormati prosesnya. Pemerintah daerah akan melakukan proses persiapan di sana untuk event-event selanjutnya, jadi event ini terakhir di Taman Kota selanjutnya tidak di sini lagi. Untuk kekuranganku sirkuit yang ada itu OPD teknis yang menjelaskan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim M Irfansyah yang baru beberapa bulan menjabat megatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu kendala pembangunan sirkuit permanen tersebut.
"Sirkuit belum ada pembahasan. Berikutnya akan kita bahas, akan kita laporkan kepada Bupati dulu. Kendala sirkuit itu kita masih belum tahu. Nanti saya pelajari dulu apa kendalanya, lalu ke depannya apa solusinya," pungkas Irfansyah. (DEWI PATMALASARI/j)









