BORNEONEWS, Pulang Pisau – Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pulang Pisau masa bakti 2025–2030, yang digelar di Aula Disbudporapar, Senin, 15 Desember 2025.
Bupati Rifa’i menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus MUI yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah.
“Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan demi kemaslahatan umat,” ujar Rifa’i.
Rifa’i menegaskan, MUI merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki peran sangat penting dalam membimbing umat, menyampaikan dakwah yang menyejukkan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah dinamika dan kompleksitas perkembangan zaman.
“MUI diharapkan mampu tampil sebagai penyejuk, pemberi solusi, sekaligus rujukan moral bagi umat Islam, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan keagamaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rifa’i menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap MUI terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program strategis.
Mulai dari pembinaan generasi muda, penguatan moderasi beragama, peningkatan literasi keagamaan, hingga menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui Rakerda ini, Bupati Rifa’i berharap lahir program-program MUI yang inovatif, realistis, dan berdampak langsung bagi umat. Menurutnya, Rakerda bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis MUI lima tahun ke depan.
“Terutama dalam menyikapi tantangan era digital, derasnya arus informasi, serta berbagai persoalan sosial keagamaan yang membutuhkan pandangan bijak dan berlandaskan syariat,” kata Rifa'i.
Rifa’i juga mengajak MUI untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan Islam, lembaga pendidikan, maupun masyarakat luas.
“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, visi mewujudkan Kabupaten Pulang Pisau yang beriman, rukun, maju, dan sejahtera dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (RETHA/j)









