BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP resmi membuka seleksi calon lembaga penyelenggara Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit atau SDM PKS Tahun 2026. Batas akhir penyampaian proposal ditetapkan pada 12 Januari 2026 pukul 23.59 WIB.
"Seleksi ini merupakan bagian dari upaya BPDP meningkatkan kualitas pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan sawit," kata Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah dalam rilisnya pada Senin, 15 Desember 2025.
Tahun 2026, katanya, BPDP menargetkan bertambahnya mitra penyelenggara, tidak hanya dari sisi jumlah, tetapi juga mutu dan kapabilitas lembaga.
"Dalam proses seleksi, BPDP melibatkan Komite Pengembangan SDM PKS yang beranggotakan unsur pemerintah, praktisi, dan asosiasi," jelasnya lagi.
Komite bertugas memberikan penilaian dan rekomendasi proposal, serta melakukan monitoring dan evaluasi program.
Sosialisasi seleksi sebelumnya menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Lembaga penyelenggara diharapkan mampu mendukung penguatan SDM sawit yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan industri.
BPDP menilai peningkatan kualitas mitra akan berdampak langsung pada efektivitas program, sekaligus memperluas manfaat bagi pekebun, tenaga kerja, dan mahasiswa penerima beasiswa. (TESTI PRISCILLA/Y)









