BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca dan kemunculan buaya saat berkunjung ke Pantai Ujung Pandaran, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Menjelang Nataru kami menyampaikan imbauan agar wisatawan khususnya di Pantai Ujung Pandaran memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kotim Rihel, Senin, 15 Desember 2025.
Pantai Ujung Pandaran yang berada di Kecamatan Teluk Sampit saat ini masih menjadi destinasi wisata andalan di Kotim. Setiap musim liburan, destinasi tersebut dipenuhi ribuan pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
Di sisi lain, kondisi cuaca akhir-akhir ini Kotim kerap terjadi hujan disertai angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem tersebut harus menjadi perhatian wisatawan.
“Imbauan kita sampaikan agar wisatawan memperhatikan kondisi cuaca, apakah nanti lautnya bergelombang tinggi atau tidak. Nanti itu akan disampaikan ke pengunjung di sana supaya waspada gelombang tinggi agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Rihel juga mengingatkan wisatawan untuk memperhatikan peringatan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca selama masa libur panjang.
Selain faktor cuaca, kewaspadaan terhadap kemunculan satwa liar juga menjadi perhatian serius. Beberapa bulan terakhir, telah ada dua laporan warga melalui media sosial terkait kemunculan buaya di sekitar kawasan Pantai Ujung Pandaran.
"Makanya papan informasi atau informasi kepada masyarakat perlu kita sampaikan, agar mereka berhati-hati. Di satu sisi tadi adalah gelombangnya, air lautnya, kemudian juga buaya," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









