BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Nasib apes dialami Aulia Azzahra, pemilik konter Aulia Cell, setelah menjadi korban dugaan penipuan transaksi keuangan.
Peristiwa tersebut terjadi di warung sekaligus konter miliknya yang berada di Jalan Pemuda, Kuala Kapuas, tepatnya di depan SMK Negeri 1 Kuala Kapuas, pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 10.30 WIB.
Kejadian bermula saat korban melayani transaksi penarikan uang melalui aplikasi dompet digital Dana.
Karena kelalaian dalam mengecek mutasi uang masuk, transaksi tersebut dimanfaatkan oleh dua orang yang diduga sengaja melakukan penipuan dengan membawa uang tunai tanpa dana benar-benar masuk ke rekening konter.
Aksi tersebut dilakukan oleh dua orang, masing-masing satu orang perempuan dan satu orang laki-laki. Keduanya datang secara bersamaan ke konter, dengan perempuan melakukan transaksi penarikan, sementara laki-laki diduga menunggu dan menerima uang hasil penarikan tersebut.
Peristiwa itu sempat terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di warung milik korban. Dari rekaman tersebut, terlihat jelas kedua terduga pelaku memanfaatkan kelengahan korban sebelum akhirnya meninggalkan lokasi kejadian.
Aulia menjelaskan bahwa perempuan tersebut melakukan penarikan dana sebesar Rp2.750.000 melalui aplikasi Dana, namun hingga beberapa jam setelah kejadian, uang tersebut tidak kunjung masuk ke akun konter.
“Yang cewek narik uang lewat Dana sejumlah Rp2.750.000, tapi uangnya belum masuk sampai sekarang. Uang tarikannya sudah dibawa,” tutur Aulia kepada Borneonews.
Berdasarkan ciri-ciri yang diingat korban, perempuan tersebut mengenakan baju cokelat dengan kerudung pashmina warna hitam.
Sementara laki-laki yang diduga menerima uang menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa pelat nomor belakang, mengenakan baju hitam dan celana sekolah, yang diperkirakan masih berusia pelajar.
Atas kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian materi dan berharap adanya itikad baik dari para pelaku untuk mengembalikan uang tersebut.
Ia juga mengimbau para pemilik konter dan pelaku usaha serupa agar lebih berhati-hati serta selalu memastikan mutasi transaksi sebelum menyerahkan uang tunai kepada pelanggan. (SABRIANOOR/R)









