BORNEONEWS, Sampit – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kabupaten Kotawaringin Timur optimistis seluruh proyek rekonstruksi jalan dapat diselesaikan hingga akhir Desember 2025, meskipun menghadapi tantangan waktu pengerjaan yang terbatas serta kondisi cuaca yang tidak menentu.
"Kita berharap supaya pekerjaan ini bisa selesai dengan cepat karena dikejar waktu dan cuaca yang tidak menentu. Mudah-mudahan kita tetap bisa menyelesaikan pekerjaan ini dengan spesifikasi yang sudah ditentukan," kata Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama, Senin, 15 Desember 2025.
Hal itu ia sampaikan saat meninjau Jalan Pramuka, Nyai Enat dan Wengga Metropolitan bersama Komisi IV DPRD Kotim.
Percepatan pengerjaan tidak berarti mengesampingkan mutu konstruksi. Nilai-nilai teknis serta standar kualitas tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pekerjaan.
Mentana menjelaskan, proses rekonstruksi jalan di Kotim saat ini secara umum berjalan sesuai dengan perencanaan. Meski ditargetkan rampung pada Desember, pihaknya tetap optimistis proyek dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Untuk kegiatan prioritas ada delapan proyek yang sedang kami laksanakan, termasuk yang kita tinjau hari ini di Jalan Pramuka, Jalan Nyai Enat, dan Jalan Wengga Metropolitan. Progresnya saat ini sudah mencapai 70 hingga 90 persen,” tambahnya.
Namun Mentana mengakui masih terdapat beberapa kegiatan yang progresnya belum optimal. Pekerjaan tersebut terus dipacu dengan sisa waktu yang ada agar dapat selesai tepat waktu.
Selain delapan kegiatan besar, Dinas SDABMBKPRKP Kotim juga mengerjakan puluhan peningkatan jalan dan gang yang tersebar di seluruh kecamatan, tidak hanya di wilayah perkotaan Sampit, tetapi juga di daerah kecamatan lainnya.
“Target kita tetap selesai di bulan Desember. Jika ada yang tidak selesai, tentu ada prosedurnya, apakah penambahan waktu atau addendum kontrak. Namun kita berupaya semaksimal mungkin agar seluruh pekerjaan ini bisa diselesaikan pada Desember,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyaknya kegiatan di akhir tahun tidak terlepas dari penggunaan anggaran perubahan APBD, yang baru ditetapkan September 2025.
Delapan proyek rekonstruksi jalan yang tengah dikerjakan Dinas SDABMBKPRKP Kotim meliputi:
1. Jalan Pramuka pengaspalan sepanjang 2,1 kilometer dengan anggaran Rp9,86 miliar
2. Jalan Nyai Enat pengaspalan sepanjang 656 meter dengan anggaran Rp3,4 miliar
3. Jalan Wengga Metropolitan pengaspalan sepanjang 353 meter dengan anggaran Rp1,3 miliar
4. Jalan Samudera, Kota Besi pengaspalan sepanjang 256 meter dengan anggaran Rp1,47 miliar
5. Jalan Lesa, Parenggean pengaspalan sepanjang 985 meter dengan anggaran Rp2,9 miliar
6. Jalan Anggur III pemgaspalan sepanjang 482 meter dengan anggaran Rp1,9 miliar
7. Jalan menuju TPA sepanjang 515 meter menggunakan mix agregat dan aspal dengan anggaran Rp1,27 miliar
8. Jalan Bengkirai sepanjang 1,610 kilometer dengan pekerjaan agregat B dan anggaran Rp2,9 miliar
(DEWI PATMALASARI/R)









