PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, menegaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan Balai Bahasa Kalteng dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran bahasa di berbagai sektor.

Menurut Sukardi Gau, sesuai dengan tajuk kegiatan, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus, yakni peluncuran Buku Cerita Anak Dwibahasa Daerah–Indonesia, apresiasi lembaga dalam Program Pembinaan Lembaga pada Pengutamaan Bahasa Negara, serta taklimat media capaian kinerja Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.

"Peluncuran buku cerita anak dwibahasa menjadi upaya konkret untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah dan bahasa Indonesia sejak usia dini," kata Sukardi kepada Borneonews pada Senin, 15 Desember 2025.

Sementara itu, pemberian apresiasi kepada lembaga dinilai penting sebagai bentuk pengakuan atas komitmen institusi dalam mengutamakan penggunaan bahasa negara di ruang publik dan layanan resmi.

Sukardi Gau menambahkan, taklimat media menjadi sarana transparansi Balai Bahasa Kalteng dalam menyampaikan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 kepada publik.

Kegiatan tersebut dihadiri mitra dari berbagai kalangan, mulai dari pimpinan UPT Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Kalimantan Tengah.

Kepala BPK Wilayah III, perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, lembaga pendidikan dan swasta, Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, hingga rekan-rekan media.(TESTI PRISCILLA)