BORNEONEWS, Palangka Raya - Konsolidasi organisasi menjadi fokus utama Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadapi tahapan Pemilu.
Hal ini ditegaskan Ketua DPW PSI Kalteng, Sipet Hermanto, saat Rakoorwil PSI yang berlangsung di M Hotel Bahalap pada Senin, 15 Desember 2025.
Sipet menyampaikan bahwa PSI membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam politik, sebagai wujud pelaksanaan hak konstitusional warga negara.
Menurutnya, demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud dengan partisipasi publik yang sadar dan bertanggung jawab.
PSI secara konsisten membangun diri sebagai partai yang inklusif dan tidak eksklusif terhadap golongan tertentu.
Prinsip keterbukaan tersebut menjadi fondasi utama dalam penguatan struktur partai di semua tingkatan.
“PSI ingin menjadi rumah besar bagi seluruh anak bangsa, tanpa memandang usia, agama, suku, maupun latar belakang sosial,” ujar Sipet.
Semangat tersebut ditegaskan melalui tagline Partai Super Terbuka, yang selaras dengan hasil Kongres PSI ke-3 di Surakarta pada Juli 2025, termasuk pembaruan AD/ART dan identitas visual partai.
Dalam Rakoorwil ini, PSI Kalteng juga menghadirkan Ketua KPU dan perwakilan Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah sebagai narasumber, guna memastikan konsolidasi organisasi berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi kepemiluan.(TESTI PRISCILLA)









