BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau menyampaikan bahwa Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara menjadi salah satu program prioritas Balai Bahasa Kalteng dalam menjaga kedaulatan bahasa Indonesia.
Menurut Sukardi Gau, program tersebut merupakan bentuk fasilitasi dan pendampingan kebahasaan yang menyasar berbagai sektor strategis di Kalimantan Tengah.
"Tahun 2025 menjadi tahun pertama pelaksanaan siklus pembinaan lima tahun yang akan berlangsung hingga 2029," kata Sukardi kepada Borneonews pada Senin, 15 Desember 2025.
Sebanyak 50 lembaga berpartisipasi dalam program ini, terdiri atas 25 lembaga pendidikan, 15 lembaga pemerintahan, dan 10 lembaga swasta.
Sukardi Gau menuturkan, tahapan pembinaan dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari audiensi dan sosialisasi bahan pembinaan, pemantauan serta analisis objek bahasa, pendampingan atau fasilitasi kebahasaan, hingga evaluasi.
"Pada penghujung tahun 2025, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi kepada lembaga yang menunjukkan peningkatan kualitas tertinggi dalam penggunaan bahasa, baik di lanskap ruang publik maupun dalam dokumen resmi," tuturnya.(TESTI PRISCILLA)









