BORNEONEWS, Pangkalan Bun – DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, 16 Desember 2025. Kunjungan tersebut diikuti oleh 11 anggota DPRD Pasangkayu.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu, Putu Purjaya, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menggali pengalaman Kabupaten Kobar dalam mengelola sektor perkebunan kelapa sawit, khususnya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami di Kabupaten Pasangkayu merasa bahwa Kobar merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia, serta Kobar bisa dianggap sebagai kabupaten tertua dalam pengembangan komoditas kelapa sawit itu sendiri,” jelas Putu Purjaya.
Putu Purjaya mengakui, produksi kelapa sawit di Kabupaten Pasangkayu masih jauh di bawah Kabupaten Kobar dan perbedaan produksi tersebut dinilainya cukup signifikan.
“Hasil sawit di Kabupaten Pasangkayu bila dibandingkan dengan Kabupaten Kobar jauh lebih kecil. Perbedaannya sekitar 30 persen. Hasil diskusi bersama DPRD Kobar sangat luar biasa, banyak hal yang bisa kami tiru, terutama terkait pajak-pajak daerah dan penerimaan dari sektor perkebunan sawit,” jelas Putu Purjaya.
Putu Purjaya mengatakan, selain kunjungan ke DPRD Kobar, rombongan DPRD Pasangkayu juga dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke salah satu perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Kobar.
“Selain kegiatan hari ini, pada 17 Desember 2025 kami akan melaksanakan kunjungan ke salah satu perusahaan kelapa sawit di Kobar milik Citra Borneo Indah (CBI) Group,” jelas Putu Purjaya.
Putu Purjaya berharap, hasil dari studi banding tersebut dapat diterapkan di Kabupaten Pasangkayu, termasuk regulasi daerah dan tata kelola perkebunan sawit.
“Mudah-mudahan hasil kunjungan ini bisa kami terapkan, termasuk contoh-contoh perda serta pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kotawaringin Barat untuk diterapkan di Kabupaten Pasangkayu,” jelas Putu Purjaya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kobar, Mulyadin, menyambut baik kunjungan kerja DPRD Pasangkayu dan menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada DPRD Kobar sebagai daerah rujukan.
“Alhamdulillah, hari ini kami DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait optimalisasi peran sektor komoditas sawit terhadap pendapatan asli daerah,” jelas Mulyadin.
Menurut Mulyadin, sektor perkebunan kelapa sawit memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan PAD serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kobar.
“Kami sampaikan bahwa peran perusahaan sawit cukup besar dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Selain itu, keberadaan perusahaan-perusahaan besar swasta di sektor perkebunan juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, mulai dari ramainya pasar hingga terbukanya lapangan kerja, baik di sektor jasa maupun secara langsung di perusahaan-perusahaan tersebut,” jelas Mulyadin.
Mulyadin berharap, hasil diskusi dan koordinasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah dalam mengelola potensi sektor perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan dan optimal. (WAHYU KRIDA/y)









