BORNEONEWS, Sampit – Sebuah sarang tawon jenis Vespa affinis berukuran besar ditemukan di atas pohon durian di belakang rumah warga Jalan Manggis VB, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa (16/12/2025).
Keberadaan sarang tersebut mengundang kekhawatiran karena berpotensi membahayakan penghuni rumah serta lingkungan sekitar.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar tengah hari, segera kami kerahkan petugas untuk memastikan lokasi dan tingkat risiko sarang tawon tersebut,” ujar Kepala Peleton I Damkarmat Kotim, A. Ilham Wahyudi, Selasa, 16 Desember 2025.
Menurut Ilham, sarang tawon berada cukup tinggi dan tersembunyi di antara dahan pohon durian, sehingga berisiko memicu serangan jika tidak segera ditangani.
“Setelah kami cek langsung di lokasi, sarang memang berada di area belakang rumah dan cukup berisiko bagi penghuni,” jelasnya.
Penanganan dilakukan dengan metode pembakaran terkendali yang berjalan dengan pengamanan penuh untuk menghindari risiko pada warga dan petugas. Proses evakuasi sarang tawon berlangsung singkat dan berhasil tanpa menimbulkan korban luka.
“Penanganan berjalan lancar dan sarang tawon berhasil kami amankan. Tidak ada warga maupun petugas yang mengalami luka,” terang Ilham.
Setelah penanganan, situasi di lokasi dinyatakan aman. Petugas memastikan tidak ada sisa sarang maupun tawon yang masih berpotensi membahayakan sebelum meninggalkan tempat kejadian.
Ilham mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan sarang tawon atau kondisi membahayakan lain di lingkungan sekitar.
“Segera laporkan jika menemukan sarang tawon dekat rumah atau area aktivitas warga agar kami dapat segera melakukan penanganan,” pungkasnya. (DEVIANA/R)









